Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning FEASIBILITY STUDY KLINIK (BAGIAN 3) – Arlina Dewi Blog

FEASIBILITY STUDY KLINIK (BAGIAN 3)

Analisis Situasi

            Analisis Situasi dalam Studi Kelayakan (Feasibility Study) dilakukan suatu analisis dari seluruh aspek-aspek baik dari aspek Eksternal sebagai peluang ataupun ancaman maupun aspek Internal yang dapat menjadi kekuatan ataupun kelemahan sehingga aspek-aspek tersebut dapat menjadikan kecenderungan suatu Rumah Sakit dalam melakukan pembangunan baru atau melakukan pengembangan berupa peningkatan status layanan Rumah Sakit tersebut. Untuk menganalisis aspek Ekternal dan aspek Internal perlu dilakukan proyeksi berupa forcasting,  diagram batang atau pun diagram pie untuk melihat kecenderungannya. Aspek-aspek yang dikaji sebagai analisis situasi diharapkan mendapatkan suatu kecenderungan Rumah Sakit setelah melakukan segmentasi dan posisioning, aspek-aspek tersebut antara lain:

  1. Aspek Esternal

Aspek Eksternal yang akan dianalisis guna melihat peluang yang dapat menjadikan Rumah Sakit untuk terus berkembang di masa mendatang serta melihat ancaman yang perlu diantisipasi oleh Rumah Sakit agar tidak menjadi suatu hambatan di dalam operasional Rumah Sakit kedepannya.

  1. Kebijakan

Melakukan kajian berupa menganalisis kebijakan dan Pedoman serta Peraturan baik kebijakan dan pedoman yang terkait dengan pendirian atau pengembangan suatu Rumah Sakit dari berbagai aspek Ekternal maupun Peraturan – peraturan Daerah setempat dimana lokasi Rumah Sakit tersebut berada.

  1. Demografi

Pertumbuhan Demografi suatu wilayah dimana lokasi Rumah Sakit tersebut berada dapat merupakan segmentasi pasar dari layanan kesehatan yang akan diberikan oleh Rumah Sakit tersebut. Untuk melihat kecenderungan demografi perlu diproyeksikan hingga maksimum 20 tahun mendatang dengan dasar data series minimal 3 tahun sebelumnya. Proyeksi demografi yang dimaksud berupa proyeksi seperti jumlah penduduk secara kesuluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan kecamatan, jumlah penduduk secara kesuluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan jenis kelamin, dan jumlah penduduk secara kesuluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan usia.

  1. Geografi

Letak Rumah Sakit secara Geografis sangat berpengaruh tehadap posisioning suatu Rumah Sakit. Posisi lahan Rumah Sakit terhadap Kondisi Wilayah disebelah Utara, Selatan, Barat dan Timur beserta Kondisi Sarana Prasarananya baik sarana kesehatan, perumahan, pendidikan, aksesibilitas dll, yang merupakan penentu posisioning Rumah Sakit yang akan dibangun maupun dalam melakukan pengembangan peningkatan layanan kesehatan.

  1. Sosial Ekonomi dan Budaya:

     Sosial Ekonomi, pada kajian ini melihat proyeksi Sosial Ekonomi pada wilayah dimana lokasi Rumah Sakit berada dengan memproyeksikan hingga maksimal 20 tahun mendatang dengan dasar data series minimal 3 tahun sebelumnya terkait dengan kondisi perekonomian penduduk dan perekonomian daerah setempat, berupa proyeksi :

  • Jumlah penduduk secara kesuluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan mata pencaharian
  • Jumlah penduduk secara kesuluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan pendidikan
  • Jumlah sarana pendidikan di wilayah tertentu dimana lokasi Rumah Sakit berada.
  • Laju pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

Sosial Budaya, kajian ini melihat proyeksi Sosial Budaya pada wilayah dimana lokasi Rumah Sakit berada dengan memproyeksikan hingga maksimal 20 tahun mendatang dengan dasar data series minimal 3 tahun sebelumnya terkait, berupa proyeksi Jumlah penduduk secara keseluruhan pada wilayah tertentu berdasarkan agama, serta kajian terhadap kebiasaan atau budaya wilayah terkait dengan pola hidup masyarakat sekitar

  1. Sumber Daya Manusia/ Ketenaga Kerjaan Kesehatan

     Kajian terhadap ketersediaan SDM/ Ketenagakerjaan di bidang kesehatan pada wilayah dimana Rumah Sakit tersebut berada merupakan pertimbangan yang harus diperhatikan dalam membuat suatu layanan kesehatan Rumah Sakit terutama dikaitkan dengan layanan unggulan. Ketersediaan Sumber Daya Manusia/ Ketenagakerjaan di Bidang Kesehatan antara lain : a). Tenaga medis dan penunjang medis, b). Tenaga keperawatan, c). Tenaga kefarmasian, d). Tenaga manajemen Rumah Sakit, dan e). Tenaga nonkesehatan

  1. Derajat Kesehatan

Derajat Kesehatan dalam Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study) perlu dilakukan kajian dengan tujuan melihat kecenderungan derajat kesehatan pada wilayah tertentu sehingga dalam menyiapkan fasilitas kesehatan Rumah Sakit sesuai dengan kecenderungan di wilayah dimana lokasi Rumah Sakit berada. Kajian derajat kesehatan yang dimaksud yakni: a). Angka Kematian, b). Angka Kelahiran, c. Angka Kesakitan, d). Jumlah Sarana Kesehatan di wilayah tertentu, e). Jumlah Tempat Tidur tersedia di wilayah tertentu, dan f). Indikator Kinerja Rumah Sakit di wilayah tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*